Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah-Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil

Dukcapil Kobar membuka layanan whatsapp pengaduan

23 Juli 2019


Dalam rangka meningkatkan layanan Administrasi Kependudukan di Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Kepala Dinas Dukcapil Kobar Drs. H. Gusti M. Imansyah, M.Si., membuka layanan pengaduan/pertanyaan terkait dokumen kependudukan seperti KTP Elektronik, Kartu Keluarga (KK), Surat Pindah/Datang, SKTT WNA, Akta Kelahiran, Akta Kematian, dll.

Layanan pengaduan/pertanyaan melalui nomor WhatsApp ini dapat dihubungi oleh seluruh lapisan masyarakat Kobar untuk mempermudah dan memperlancar masyarakat mendapatkan informasi dan menyelesaikan masalah dokumen kependudukan yang diperlukan.

Untuk layanan pengaduan/pertanyaan terkait dokumen kependudukan tersebut, silakan ajukan melalui nomor WhatsApp 0895800179090 Silakan layangkan pengaduan/pertanyaan dengan format sbb:

Nama : …..

NIK :  …..

Kabupaten/Kota : ….

Isi Pengaduan/Pertanyaan : ….

Semoga informasi layanan pengaduan/pertanyaan ini dapat bermanfaat serta dapat dipergunakan secara bijak dan bertanggung jawab (Disdukcapil-kobar)

Komentar
Kontak dan Bantuan
Berita Terkini
Berita Instansi

KERINGANAN DAN PEMUTIHAN PAJAK UNTUK MASYARAKAT SUMATERA SELATAN

Keringanan dan pemutihan pajak untuk masyarakat Sumatera Selatan diperpanjang dari tanggal 1 sampai dengan 30 November 2020.

31/10/2020

Lapas Watampone Ikuti Upacara Peringatan HDKD Secara Daring Virtual

Kementerian Hukum dan HAM ingin melakukan lompatan yang lebih besar agar seluruh pelayanan publik di Kemenkumham berjalan secara digital, sehingga pelayanan akan semakin cepat, mudah dan transparan

30/10/2020

Optimalkan Program Pembinaan Kemandirian Kalapas hadiri Kegiatan Konsteks Pemasyarakatan

Peningkatan Kualitas Warga Binaan Pemasyarakatan ( WBP) Menjadi SDM Terampil Melalui Kerja Sama Dengan Para Stakeholder.

30/10/2020
Berita lainnya
Kata Kunci
Ayo ikut survei Kepuasan Pelayanan Publik Masukkan Anda sangat membantu kami dalam meningkatkan Pelayanan Publik. Ikuti Survei