Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan-DINAS PERHUBUNGAN Kota Banjarbaru

LANGKAH ANTISIPASI PEMKO BANJARBARU PADA ANGKUTAN UMUM DAN PENUTUPAN PELAYANAN PARIWISATA BANJARBARU

19 Maret 2020


Dalam Langkah antisipasi penyebaran virus corona (Covid-19) yang dijalankan Pemerintah Kota Banjarbaru  juga tidak terlepas dari fasilitas transportasi umum yang ada di kota Banjarbaru.

Dinas Perhubungan menindak lanjuti penetapan siaga darurat bencana virus corona memanggil seluruh sopir angkot yang tergabung dalam Organisasi Angkutan Darat (Organda), Rabu (18/3/2020). “Hari ini kita telah mengadakan sosialisasi dengan para sopir umum dan juga sopir angkutan pelajar di Banjarbaru. Ini upaya kami untuk memberikan informasi awal kepada sopir angkutan pelajar dan kawan-kawan Organda, bagaimana tata cara pencegahan virus corona,” Menurut Kadishub , pencegahan penyebaran virus corona di angkutan umum menjadi salah satu yang harus diperhatikan. Pasalnya, tranportasi umum menjadi sarana yang digunakan banyak orang. Persoalan yang harus dihadapi saat ini, ialah tidak adanya alat di angkutan umum yang bisa mengidentifikasi adanya orang yang berpotensi sakit. “Untuk itu kita menyampaikan kepada teman-teman sopir angkutan umum maupun angkutan pelajar untuk menerapkan pola hidup bersih dan sehat. Khusus yang mengangkut pelajar,” kata Kadishub .

Selain itu, Dishub Banjarbaru juga berencana akan melakukan penyemprotan disinfektan maupun penyediaan hand sanitizer di seluruh armada angkutan. Tercatat, saat ini ada 65 angkutan pelajar dan 125 angkutan umum yang beroperasi di Banjarbaru.

Dishub Banjarbaru juga berencana menyebarkan stiker imbauan pencegahan virus corona. Razia layak pakai kendaraan yang nantinya akan digelar Pemko Banjarbaru, juga menjadi ajang untuk sosialiasi pencegahan virus corona.

Lantas, apakah ada wacana menghentikan operasional angkutan di Banjarbaru nantinya jika kasus corona semakin membludak?, Terkait hal ini, Kadishub Banjarbaru masih belum dapat memastikan apakah wacana tersebut akan segera diterapkan. Ia menyatakan bahwa hal itu bisa saja dilakukan, namun tetap menunggu arahan dari Kementrian Perhubungan.

“Sampai saat ini kita belum ada mendapatkan arahan itu. Tapi kalau memang surat edarannya sudah keluar, maka kita siap melaksanakannya. Teman-teman sopir juga menyatakan siap jika operasional angkutan dihentikan dengan situasi akibat virus corona ini,” pungkas Yani. #kutip (kanalkalimantan.com/rico)

Lanjut>>

Bus Pariwisata dan Tempat Wisata Ditutup

Konsekwensi Dari Penetapan Status Siaga Darurat Bencana Non Alam Oleh Walikota Banjarbaru Mencegah Corona.

Menangkal penyebaran virus covid 19, Dinas Perhubungan (DishubKota Banjarbaru mengumpulkan puluhan sopir bus dan angkutan pelajar, Rabu (18/3)di aula Kantor Dishub Kota Banjarbaru.

Dalam pertemuan ini, Kepala Dishub Kota Banjarbaru, H. Ahmad Yani Makkie memberikan arahan,untuk mencegah masuk dan menyebarnya virus asala Kota Wohan Cina ini.

“Intruksi Pak walikota sudah jelas. Semua harus ambil tanggung jawab mencegah corona, maka dari itu saya kumpulkan kawan-kawan sopir yang bersentuhan langsung dengan pelajar,” ujar Ahmad Yani Makkie kepada sejumlah wartawan usai pengarahan pada sopir.

Kenapa demikiaan ungkapnya, para sopir harus diberikan pengarahan tentang pencegahan penyebaran virus, dimana salah satu penyebaran itu bisa melalui armada yang mengangkut para pelajar,sehingga memungkinkan virus bisa masuk ke sekolah melalui siswa.

“Walikota Banjarbaru belum menerapkan kebijakan belajar di rumah bagi pelajar. Artinya sopir angkutan pelajar masih jalan melayani. Ini yang akan kami cegah, walau masih bersentuhan dengan para pelajar,” katanya.

Caranya ungkapnya, para sopir kami berikan arahan cara pencegahannya, yakni dengan selalu berpedoman pada pola hidup bersih, yakni selalu mencuci tangan usai melakukan aktivitas dalam armada, menyemprotkan desinfektan pada bagian armada, serta melakukan pencucian setiap hari terhadap armada usai digunakan.

Dengan cara begini, maka diharapkan penyebaran virus tidakakan sampai terjadi pada pelajar yang ada di Kota Banjarbaru, selam aktivitas belajar mengajar masih berlangsung di kota berjuluk Idaman ini.

Selain itu juga, pihaknya untuk sementara waktu terpaksa menghentikan operasional bus wisata, yang biasanya melayani warga Banjarbaru yang akan menikmati objek wisata.

“Saya sudah intruksikan semua sopir untuk melaksanakan apa yang sudah di arahkan,”pungkasnya.

Sementara itu, Wakil Ketua DPC Organisasi Gabungan Angkutan Darat (Organda) Kota Banjarbaru, Midahani mengaku kalau seluruh sopir siap melaksanakan apa yang menjadi arahan pimpinan.

“Para sopir siap mendukung apa yang menjadi kebijakan dan terbaik dalam mencegah virus coran,” pungkasnya.

Sementara itu, Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olah Raga (Disbudparpora) Kota Banjarbaru menutup sejumlah objek wisata dan Tempat Hiburan Malam (THM) yang ada di Kota Banjarbaru, berlaku dari sekarang Tanggal 18 Maret hingga batas waktu yang belum ditentukan.

Penutupan objek wisata diantaranya adalah Bioskop Misbar (Gerimis Bareng) yang terletak di Jalan Panglima Batur dan Kolam Renang Idaman yang terletak ditepian Jalan Ahmad Yani.

“Penutupan objek wisata milik pemerintah sudah kami lakukan. Untuk milik swasta kami sudah keluarga surat himbuan supaya mengikuti langkah pemerintah,” kata Kadisbudparpora, Hidayaturahman.

Tak hanya tempat wisata, Disbudparpora Kota Banjarbarujuga sudah menjalin komunikasi dengan para pemilik THM, untuk menutup kegiatan hiburan mereka sampai batas waktu yang belum ditentukan, sehingga langkah pemerintah kota dalam melakukan pencegahan penyebaran virus covid 19, bisa berjalan dengan baik dan mencapaitujuan.

“Saya sudah bertemu dengan para pengusaha wisata dan THM. Mereka semua mendukung langkah pemerintah kota dan akan melakukan halyang sama, yakni menutup sementara usaha mereka,” ungkapnya.

Selain itu juga, instansi ini juga membatalkan seluruh agenda kegiatan atau event, yang sifatnya bisa mengumpulkan orang banyak.

Sekedar diketahui, 2 hari sebelumnya Walikota Banjarbaru, H. Nadjmi Adhani menetapkan Kota Banjarbaru status Siaga Darurat Bencana Non Alam. Orang nomor satu di Kota Banjarbaru ini langsung membentuk gugus tugas, dalam mencegah penyebaran virus covid 19 ke Kota Banjarbaru, serta memerintahkan seluruh SKPD mempersiapkan langkah-langkah yang diambil dalam usaha pencegahan ini. (TET)

Komentar
Kontak dan Bantuan
Berita Terkini

Tunda ke Poli Gigi

Tunda Kunjungan Anda ke Poliklinik Spesalis Gigi

23/05/2020

PERUBAHAN ATAS KEPUTUSAN TIM PEMBINA SAMSAT PROVINSI SUMATERA SELATAN TENTANG PELAYANAN KANTOR BERSAMA SAMSAT WILAYAH HUKUM PROVINSI SUMATERA SELATAN PADA HARI LIBUR NASIONAL DAN CUTI BERSAMA TAHUN 2020 MEMPERINGATI KENAIKAN ISA ALMASIH DAN HARI RAYA IDUL

Kantor Bersama Samsat Provinsi Sumatera Selatan tetap melakukan pelayanan Samsat pada hari Jum'at tanggal 22 Mei 2020. Bagi wajib pajak kendaraan bermotor tahunan yang akhir masa pajaknya bertepatan dengan tanggal 21-22 Mei 2020 namun tidak melakukan pend

22/05/2020

Karantina Pertanian Merauke Salurkan Paket Sembako Bagi Masyarakat Terdampak COVID-19 Tahap Dua

Sebagai bentuk kepedulian kepada sesama, Karantina Pertanian Merauke sesuai arahan Dewan Pengurus KORPRI Kementerian Pertanian, mendukung program gerakan solidaritas peduli COVID-19

22/05/2020
Berita lainnya
Kata Kunci
Ayo ikuti survei SIPP Masukkan Anda sangat membantu kami dalam meningkatkan layanan situs SIPP. Ikuti Survei