Kementerian Keuangan Republik Indonesia - Direktorat Jenderal Bea can Cukai

Sharing Session dan Sosialisasi Kawasan Berikat

06 Desember 2018


(Bandung, 5 Desember 2018) Masih dengan agenda yang sama seperti kemarin, Bea Cukai Bandung kembali menyelenggarakan acara Sharing Session dan Sosialisasi Peraturan Menteri Keuangan Nomor 131/PMK.04/2018 dan Peraturan Dirjen Bea dan Cukai Nomor Per-19/BC/2018 yang kali ini ditujukan kepada para pengguna fasilitas kawasan berikat di wilayah kerja sebelah barat dan selatan dengan mengambil tempat di Aula PT.Gistex, Jl.Raya Nanjung, Kabupaten Bandung.

Kedua regulasi di atas memuat hal-hal baru, perubahan, maupun pengembangan terkait kawasan berikat dan tata laksanannya.

Diawali pembukaan oleh Kepala Seksi PLI Bea Cukai Bandung, Eri Prihantari dan perwakilan PT.Gistex, Irma, acara dilanjutkan dengan pemaparan materi kawasan berikat, baik dari sisi pelayanan, pengawasan maupun sistem aplikasi. Para peserta dari 23 perusahaan tampak antusias menyimak materi yang disampaikan oleh narasumber Ahmad Taufik, Agus Ahmad Husein, Dicky Firdiansyah, dan Dian Herdiana. Selain materi re-branding kawasan berikat turut disampaikan juga materi terkait PDE Internet yang akan mulai dimandatorykan pada 1 Januari 2019.

Pertanyaan demi pertanyaan disampaikan peserta kepada para narasumber pada kesempatan tanya jawab dan diskusi. Bertindak sebagai moderator pada sessi ini adalah Kepala Seksi PKC IX, Taufik Ismail. Para peserta sharing session benar-benar memanfaatkan acara ini untuk membahas dan mencari solusi atas permasalahan yang selama ini terjadi.
Acara diakhiri dengan foto bersama BC Bandung dan para peserta.

Terima kasih kepada PT.Gistex atas penyediaan tempat untuk penyelenggaraan acara ini.

#beacukaibandungbisa
#beacukaibandungjuara
#beacukaimakinbaik

Komentar
Kontak dan Bantuan
Berita Terkini

Pelaksanaan Job Fair

Job Fair Kerjasama Antara Dinas Tenaga Kerja dan Universitas Wiraraja

14/12/2018

Data Pagi Ini: Satu Meninggal, Total 60 Pasien Ditangani RSUD Arifin Achmad

Tercatat sebanyak 60 pasien ditangani di Ruang IGD RSUD Arifin Achmad, Kamis (13/12/2018). Satu pasien meninggal sebelum dirawat (MSD).

14/12/2018

Mulai 2019, RSUD Arifin Achmad Terapkan Sistem "One Stop Service"

Mendapat pelayanan kesehatan maksimal merupakan dambaan setiap pasien di rumah sakit. Ditangani para ahli di bidangnya dan didukung oleh peralatan-peralatan yang canggih.

14/12/2018
Berita lainnya