Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia - KANWIL KEMENTERIAN HUKUM DAN HAM RI JAWA BARAT

Donor darah, Kalapas : Setetes darah selamatkan sejuta jiwa

11 Juni 2021


 Lapas Narkotika Kelas IIA Cirebon lakukan donor darah dan donor plasma konvalesen. kegiatan ini diselenggaraan dalam rangka hari ulang tahun / HUT Pemasyarakatan Ke-57 serta merupakan wujud kepedulian lapas narkotika Cirebon akan kemanusiaan. Kegiatan donor darah dilakukan oleh Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Cirebon di bantu tim medis Lapas Narkotika Cirebon. Ada yang berbeda pada pelaksanaan donor kali ini, pasalnya tidak hanya door darah melainkan dengan donor plasma konvalesen.

Plasma konvalesen adalah plasma darah yang diambil dari pasien Covid-19 yang telah sembuh, dan kemudian diproses agar dapat diberikan kepada pasien yang sedang dalam masa pemulihan setelah terinfeksi. Jadi, donor darah plasma konvalesen adalah donor darah dari penyintas Covid-19 untuk membantu pasien lain yang belum sembuh dari corona. Dikutip dari Kompas.com, (5/12/2020) Juru Bicara Satgas Covid-19 Rumah Sakit Universitas Sebelas Maret (UNS) Tonang Dwi Ardyanto mengatakan, plasma konvalesen sudah dikenal sejak lama sebagai sebuah metode terapi. "Pada berbagai kondisi, terutama pada situasi-situasi pandemi. Situasi di mana ada penyakit baru, kita belum banyak mengenal, maka dilakukan (terapi) dengan cara plasma konvalesen," kata Tonang.

          Pelaksanaan donor darah harus dilakukan sesuai dengan standar, ada beberapa syarat pendonor darah diantaranya sebagai berikut :

  1. Sehat jasmani dan rohani
  2. Usia 17 sampai dengan 65 tahun.
  3. Berat badan minimal 45 kg.
  4. Tekanan darah :
    • sistole 100 - 170
    • diastole 70 - 100
  5. Kadar haemoglobin 12,5g% s/d 17,0g%
  6. Interval donor minimal 12 minggu atau 3 bulan sejak donor darah sebelumnya (maksimal 5 kali dalam 2 tahun)

Semua syarat tersebut harus terpenuhi guna keamanan si pendonor darah. Selain itu ada beberapa syarat yang harus dimiliki bagi pendonor plasma konvalesen antara lain :

Dilansir dari informasi UDD PMI, ada 15 kriteria inklusi untuk memenuhi syarat donor plasma konvalesen:

  1. Berusia 18 sampai 60 tahun
  2. Berat badan minimal 55 kg (sebab, pengambilan darah konvensional dengan kantong 450 ml)
  3. Pemeriksaan tanda vital yang normal yakni tekanan darah systole 90-160 mmHg, tekanan darah diastole 60-100 mmHg, denyut nadi sekitar 50 sampai 100 kali per menit, dan suhu tubuh kurang dari 37 derajat celsius.
  4. Terdiagnosis Covid-19 sebelumnya dengan real time PCR
  5. Sudah dinyatakan sembuh oleh rumah sakit
  6. Memiliki kadar Hemoglobin lebih dari 13.0 g/dL untuk pria dan lebih dari atau sama dengan 12.5 g/dL untuk wanita
  7. Tidak leukopenia, limfopenia, trombositopenia, neutrofil lymphocyte ratio (NLR) kurang dari atau sama dengan 3,13.
  8. Konsentrasi protein darah total lebih dari 6 g/dL atau albumin darah normal lebih dari 3,5 d/dL
  9. Hasil uji saring terhadap hepatitis B dan C serta HIV dengan NAT non-reaktif 11. Hasil skrining terhadap antibodi golongan darah negative
  10. Hasil uji saring IMTL terhadap sifilis, hepatitis B dan C serta HIV dengan CLIA/Elisa non-reakiv
  11. Hasil pemeriksaan Golongan Darah ABO dan rhesus dapat ditentukan
  12. Tidak memiliki riwayat transfusi sebelumnya
  13. Bersedia untuk menjalani prosedur plasmaferesis
  14. Untuk donor wanita dipersyaratkan belum pernah hamil dan tidak memiliki antibodi anti-HLA/anti-HNA (namun tidak telalu direkomendasikan).

Kegiata donor darah dan donor plasma konvalesen diikuti oleh Kalapas, petugas lapas narkotika Cirebon baik staff maupun satgaspam serta para pegawai penyintas Covid-19.

Komentar
Kontak dan Bantuan
Berita Terkini
Berita Instansi

LAPAS PASIR PUTIH PASTI HEBAT ( Humanis Energik Bijak Aman Tanggap )

Sebutan Humanis Lapas High Risk Pasir Putih Nusakambangan tidak hanya ucapan belaka, namun juga diterapkan dalam pelaksanaan tugasnya, salam, senyum, sapa selalu disampaikan kepada seluruh Warga Binaan,

19/06/2021

“ Cirebon Zona Merah Covid , Lapas rutin disemprot “

Tim sterilisasi Disinfektan sudah bergerak sedari pagi tadi menyemprot cairan disinfektan ke seluruh ruangan di Lapas Narkotika Kelas II A Cirebon. Kegiatan ini menjadi gerak nyata menindak lanjuti perintah Pelaksanaan Protokol Kesehatan Covid 19 Direktur

19/06/2021

Kunjungan Kerja Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Jawa Tengah ke Lapas High Risk Pasir Putih Nusakambangan

Kunjungan Kerja Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Jawa Tengah ke Lapas High Risk Pasir Putih Nusakambangan

19/06/2021
Berita lainnya
Kata Kunci
Ayo ikut survei Kepuasan Pelayanan Publik Masukkan Anda sangat membantu kami dalam meningkatkan Pelayanan Publik. Ikuti Survei