Pemerintah Provinsi Riau

Mengintip Visite Pasien di RSUD Arifin Achmad

08 November 2018


Tim dokter dan tenaga kesehatan RSUD Arifin Achmad melakukan visite pada dua pasien di Ruang Dahlia, Kamis (8/11/2018).

Visite pertama pada pasien dengan CA Gaster Postgastrectomy Partial atau kanker lambung dengan tindakan pemotongan lambung setengah. Kondisi pasien saat ini sudah membaik dan bisa makan.

Kemudian pasien kedua dengan CA Vesica Urinaria Post Sistectomy atau Kanker kandung kemih.

Visite merupakan kunjungan ke pasien rawat inap bersama tim dokter dan tenaga kesehatan lainnya. Ini merupakan salah satu Standar Akreditasi Rumah Sakit (SNARS) yang harus dilakukan setiap rumah sakit.

Dalam visite tersebut, seluruh tim menemui pasien sesuai dengan SOP yang telah diberlakukan. Dimulai dari mencuci tangan sebelum masuk ruangan hingga pertemuan dengan pasien.

Perawat memperkenalkan seluruh petugas yang hadir kepada pasien. Mulai dari dokter, ahli gizi, farmasi, perawat hingga kerohanian turun pada visite pagi ini.

"Apresiasi tinggi kepada tim telah melaksanakan visite ini. Tujuannya tentu memberikan kenyamanan dan kepuasan pasien," kata dr H Nuzelly Husnedi, MARS, Direktur RSUD Arifin Achmad menanggapi.

Diharapkan visite ini akan terus berlanjut. Satu perbedaan yang tidak dilakukan oleh rumah sakit kebanyakan, kata Direktur, pasien juga dapat "asupan" kerohanian dari RSUD Arifin Achmad.

"Koordinasi dan komunikasi yang baik harus tetap terjaga demi kenyamanan dan keselamatan pasien. Selain 4 komponen penting dalam visite, kita punya satu lagi, yakni kerohanian," kata Direktur.

Wakil Direktur Bidang Medik dan Keperawatan RSUD Arifin Achmad, dr. Muhammad Yusuf, menyebutkan, secara spesifik, visite ini bukan hanya berdampak pada peningkatan mutu pelayanan, tetapi manfaat yang luar biasa akan dirasakan oleh pasien.

"Mereka pasti merasakan manfaat yang luar biasa karena dikunjungi tidak hanya oleh perawat, tetapi seluruh komponen yang berperan dalam kesembuhannya," kata dr. M Yusuf.

Ketua Komite Medik RSUD Arifin Achmad, dr. Suindra, SpB-KBD., mengatakan, visite ini harus disadari penting oleh dokter yang menangani pasien.

Karena keluhan yang paling sering terjadi di berbagai rumah sakit adalah jarangnya dokter melihat kondisi pasien. "Namun pada visite, itu tidak hanya bicara soal dokter, tetapi juga ahli gizi, farmasi dan perawat. Bahkan kita punya satu lagi yakni kerohanian," jelas dr. Suindra.

Ia menyebutkan, visite ini hanya akan dilakukan pada kasus-kasus besar dan sulit, tidak semua pasien harus di-visite terpadu. *

Komentar
Kontak dan Bantuan
Berita Terkini

Pelayanan IMB

-

16/04/2019

KEGIATAN PENDAMPINGAN MIGRASI SALDO AWAL SAKTI TAHUN 2019 KANWIL DITJEN PERBENDAHARAAN PROVINSI BANGKA BELITUNG DAN KPPN TANJUNG PANDAN

Kepala KPPN Tanjung Pandan, Rd Yen Yen Nuryeni dalam sela-sela kesibukaanya, turut mensukseskan kegiatan pendampingan Migrasi Saldo Awal Tahun 2019 melibatkan Satker Piloting SAKTI Tahap IIIC, KPP Pratama Tanjung Pandan dan KPP BC Tanjung Pandan.

15/04/2019

LANJUTKAN PERJUANGAN UNTUK MEMPEROLEH PREDIKAT WBBM, KPPN LIWA SELENGGARAKAN PENILAIAN PELAKSANAAN REFORMASI BIROKRASI

Bertempat di Aula Integritas KPPN Liwa, Tim dari Unit Kepatuhan Internal Setditjen Perbendaharaan melakukan survei atas persepsi korupsi dan kualitas layanan KPPN Liwa kepada satuan kerja pengguna layanan KPPN Liwa pada hari Senin, 15 April 2019. Survei i

15/04/2019
Berita lainnya
Kata Kunci