IPP - SKM -

Instalasi Rawat Intesnsif Terpadu

Terdapat Layanan online, klik disini.

No. SK :

Perhatian: Informasi layanan selama masa COVID-19

Periode : 16 March 2020 sampai 01 June 2020

  1. Jam operasional:
    • Sebagian Pegawai melaksanakan WFH (Working From Home) dan Pelayanan tetap Berjalan Normal
  2. Tanggal Mulai WFH:
    • 04/06/2020
  3. Tanggal Berakhir WFH:
    • 05/13/2020
  4. Perubahan Jam Layanan:
    • Jam Pelayanan Poliklinik menjadi buka dari senin kamis pagi jam 08.30-14.00 siang dan jumat 08.30-13.00 wita

  • KTP/SIM/KARTU PELAJAR
  • JKN KIS
  • Kartu Identitas Berobat
  • Rujukan faskes
  • 1. Pasien masuk ruang intensif dari IGD atau ruangan rawat inap dikonsulkan oleh DPJP pertama kepada: a. DPJP Anastesi untuk ruang ICU b. DPJP Cardiologist untuk ruang ICCU c. DPJP utama (Leader) untuk ruang HCU d. DPJP Anak untuk ruang NICU/PICU 2. DPJP melakukan penentuan kriteria masuk pasien ke ruang intensif. a. Ruang ICU : kriteria masuk diisi oleh DPJP Anastesi b. Ruang ICCU : kriteria masuk diisi oleh DPJP Cardiologist c. Ruang HCU : kriteria masuk diisi oleh Dokter jaga IGD atau DPJP sebelumnya d. Ruang NICU/PICU : kriteria masuk diisi oleh DPJP Anak 3. Apabila pasien memenuhi kriteria masuk ruang intensif, pasien setelah dilakukan stabilisasi di IGD atau ruangan rawat inap lalu dibawa ke ruang intensif. 4. Perawat Intensif menyiapkan tempat tidur dan alat-alat medis yang dibutuhkan selama perawatan pasien. 5. Pasien diterima di ruangan intensif. DPJP melakukan penilaian ulang kondisi medis, meminta pemeriksaan penunjang, memberikan penilaian dan intervensi medis yang dibutuhkan pasien terkait kondisinya; perawat memberikan asuhan keperawatan sesuai masalah keperawatan medis pasien, memberikan tindakan keperawatan, melakukan tindakan kolaboratif, dan tindakan delegatif sesuai instruksi DPJP. 6. Pasien dirawat oleh DPJP rawat bersama dengan Dokter Spesialis lain terkait kondisi klinis pasien. 7. Bila kondisi pasien membaik, pasien dapat pindah ke ruang rawat biasa atau pulang ke rumah 8. Bila kondisi pasien memburuk, pasien dapat dirujuk ke RS lain jika membutuhkan intervensi medis yang tidak tersedia di RSBM atau tetap dirawat di RSBM hingga meninggal 9. Untuk pasien yang pulang atau meninggal, disiapkan Discharge Sumary, ringkasan keluar masuk pasien, Resume pasien, serta kelengkapan pulang/ atau meninggal lainnya 10. Proses administrasi
15 Menit

Jangka waktu penyelesaian ditentukan hingga kondisi klinis pasien membaik atau memburuk

  1. Untuk pasien umum, sesuai Pergub Bali No. 20 Tahun 2018, tentang Tarif Layanan Kesehatan Badan Layanan Umum Daerah pada Rumah Sakit Umum Daerah Bali Mandara

    2. Untuk pasien JKN, sesuai Permenkes RI No. 64 tahun          2016 tentang Standar Tarif Pelayanan Kesehatan                dalam Penyelenggaraan Program Jaminan Kesehatan

  • Perawatan Kritis
  • Email : rsud.balimandara@gmail.com

    Telp.   : 0361 - 4490566

    Berikan Rating

    Apakah Anda puas dengan penjelasan Pelayanan Publik "Instalasi Rawat Intesnsif Terpadu"

    Penilaian Anda sangat berguna untuk meningkatkan kualitas konten kami.

    Berita Instansi

    KEGIATAN PENDIDIKAN DAN PELATIHAN KETERAMPILAN KERJA BERSERTIFIKAT

    Pelatihan Keterampilan Bersertifikat Bagi WBP Di Lapas Gintung

    27/09/2020

    PEMBERIAN EXTRA FOODING BAGIS RESIDEN REHABILITASI MEDIS DAN SOSIAL DI LAPAS GINTUNG

    Pemberian Extra Fooding bagi Residen Rehabilitasi Medis dan Sosial

    27/09/2020

    Kalapas Kotabumi Berikan Himbauan Kampanye Nasional Pencegahan Covid-19

    Waspada Corona. Lindungi Diri, Lindungi Negeri.

    26/09/2020
    Berita lainnya

    Isu dan Keluhan

    Klik banner dibawah untuk melaporkan masalah Pelayanan Publik "Instalasi Rawat Intesnsif Terpadu"

    Ayo ikut survei Kepuasan Pelayanan Publik Masukkan Anda sangat membantu kami dalam meningkatkan Pelayanan Publik. Ikuti Survei