Izin lokasi



  • Surat Permohonan ditunjukkan kepada Bupati melalui Kepala DPMPPTSP dengan tembusan kepada Kepala Kantor Pertanahan Tabanan
  • Asli/Fotokopi Persetujuan Prinsip Membangun
  • Asli/Fotokopi ITR
  • Akta Pendirian Badan Usaha yang telah disahkan
  • Fotokopi KTP
  • Fotokopi NPWP
  • Pernyataan kesanggupan untuk melakukan pembebasan tanah serta ganti rugi pada pemilik tanah dan atau menyediakan tempat penampungan bagi pemilik tanah/yang berhak atas tanah
  • Pernyataan tertulis mengenai luas tanah yang sudah dikuasai olehnya dan perusahaan perusahaan lain yang merupakan satu grup
  • Uraian rencana proyek yang akan dibangun
  • Pertimbangan Teknis pertanahan yang diterbitkan oleh Kantor Pertanahan Kabupaten Tabanan
  • Keterangan mengenai tanah yang akan dimohonkan izin lokasi
  • Luas dan letak tanah yang akan dimohonkan
  • Gambar kasar lokasi yang dimaksud yang dituangkan dalam peta penatagunaan tanah dengan skala 1 : 50.000
  • Status tanah yang dimohon
  • Penggunaan tanah saat ini
  • Fotocopy Pendaftaran Penanaman Modal bagi Penanaman Modal Dalam Negeri atau Penanaman Modal Asing
  • Rekomendasi dari PHDI apabila ada sarana peribadatan masyarakat beragama Hindu pada lokasi yang dimohon;
  • Rekomendasi dari Bendesa Adat apabila ada tanah-tanah adat termasuk dalam lokasii yang dimohon
  • Dukungan dari masyarakat khususnya yang berada dilokasi tersebut.
    1. Pemohon mengambil formulir surat ijin di Front Office, formulir yang telah diisi dan lengkapi dengan persyaratannya diserahkan kembali kepada petugas Front Office;
    2. Petugas Front Office menerima dan meneliti kelengkapan permohonan ijin, permohonan ijin yang tidak memenuhi persyaratan dikembalikan ke pemohon, sedangkan permohonan ijin yang sudah memenuhi persayaratan dilanjutkan dengan mengadministrasikan kemudian menyerahkan kepada Seksi Verifikasi Berkas;
    3. Petugas Seksi Verifikasi Berkas melakukan verifikasi keabsahan dan kelengkapan administrasi permohonan ijin. Permohonan ijin belum benar dan lengkap dikembalikan ke pemohon dilengkapi dengan Berita Acara Pemeriksaan (BAP) Penolakan, sedangkan permohonan ijin sudah lengkap dan benar dilanjutkan ke Seksi Verifikasi Lapangan dengan membuat jadwal pengecekan lokasi;
    4. Berdasarkan penjadwalan cek lokasi yang sudah ditetapkan, Tim Teknis melaksanakan pemeriksaan lapangan. Hasil pemeriksaaan lapangan yang tidak sesuai dengan dokumen permohonan dikembalikan ke pemohon dengan dilengkapi Berita Acara Pemeriksaan (BAP) Penolakan melalui Front Office, sedangkan hasil pemeriksaan lapangan yang sudah sesuai dengan dokumen permohonan dituangkan dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP) yang kemudian diserahkan kepada Kepala Seksi Penetapan untuk ditindak lanjuti;
    5. Kasi Penetapan berdasarkan BAP Tim Teknis yang sudah memenuhi persyaratan teknis lapangan melanjutkan dengan penerbitan surat ijin dan dilanjutkan ke Kepala Bidang;
    6. Kepala Bidang meneliti dan memberi paraf penerbitan surat ijin, kemudian menyerahkan kepada Kepala Dinas;
    7. Kepala Dinas menandatangani Surat Izin Lokasi;
    8. Surat Izin Lokasi yang sudah ditandatangani Kepala Dinas diserahkan kepada petugas loket pengambilan ijin;
    9. Petugas Loket pengambilan ijin memberitahukan kepada pemohon ijin untuk mengambil Surat Izin Lokasi dan membayar Sumbangan Pihak Ketiga untuk Surat izin Lokasi yang sudah ditandatangani.
    25 Hari kerja

    Jangka waktu Izin Lokasi adalah selambat-lambatnya 25 (dua puluh lima) hari kerja setelah permohonan diterima secara lengkap dan benar

    Tidak dikenakan biaya retribusi untuk mengurus Izin Lokasi melainkan dalam bentuk sumbangan dari Pihak Ketiga.

    1. Melalui kotak saran yang ada pada Dinas PMPPTSP
    2. Pengaduan secara tertulis ke Dinas PMPPTSP
    3. Pengaduan secara langsung ke Dinas PMPPTSP
    4. Dibentuk Tim / petugas khusus penanganan pengaduan saran dan masukan.

    Layanan Lain

    Ayo ikuti survei SIPP Masukkan Anda sangat membantu kami dalam meningkatkan layanan situs SIPP. Ikuti Survei