Izin Ortotis Prostetis



  • Persyaratan Izin Ortotis Prostetis (SIPOP atau SIKOP) : Fotokopi Ijazah yang dilegalisir
  • Fotokopi STROP
  • Fotokopi KTP yang masih berlaku
  • Surat Keterangan Sehat dari dokter yang memiliki izin praktek
  • Surat keterangan Bekerja dari Fasilitas Pelayanan Kesehatan yang bersangkutan
  • Pas Foto terbaru berwarna ukuran 4x6 latar belakang merah
  • Rekomendasi dari Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten atau pejabat yang ditunjuk
  • Rekomendasi dari Organisasi Profesi
  • Persyaratan Surat Tanda Regristrasi Ortotis Prostetis (STROP) : Fotokopi Ijazah yang dilegalisir
  • Fotokopi KTP yang masih berlaku
  • Sertifikat Kompetensi
  • Pas Foto terbaru berwarna ukuran 4x6 latar belakang merah
  • Rekomendasi dari Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten atau pejabat yang ditunjuk
    1. Pemohon mengambil formulir surat ijin di Front Office, formulir yang telah diisi dan lengkapi dengan persyaratannya diserahkan kembali kepada petugas Front Office
    2. Petugas Front Office menerima dan meneliti kelengkapan permohonan ijin, permohonan ijin yang tidak memenuhi persyaratan dikembalikan ke pemohon, sedangkan permohonan ijin yang sudah memenuhi persayaratan dilanjutkan dengan mengadministrasikan kemudian menyerahkan kepada Seksi Verifikasi Berkas
    3. Petugas Seksi Verifikasi Berkas melakukan verifikasi keabsahan dan kelengkapan administrasi permohonan ijin. Permohonan ijin belum benar dan lengkap dikembalikan ke pemohon dilengkapi dengan Berita Acara Pemeriksaan (BAP) Penolakan, sedangkan permohonan ijin sudah lengkap dan benar dilanjutkan ke Seksi Verifikasi Lapangan dengan membuat jadwal pengecekan lokasi
    4. Berdasarkan penjadwalan cek lokasi yang sudah ditetapkan, Tim Teknis melaksanakan pemeriksaan lapangan. Hasil pemeriksaaan lapangan yang tidak sesuai dengan dokumen permohonan dikembalikan ke pemohon dengan dilengkapi Berita Acara Pemeriksaan (BAP) Penolakan melalui Front Office, sedangkan hasil pemeriksaan lapangan yang sudah sesuai dengan dokumen permohonan dituangkan dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP) yang kemudian diserahkan kepada Kepala Seksi Penetapan untuk ditindak lanjuti
    5. Kasi Penetapan berdasarkan BAP Tim Teknis yang sudah memenuhi persyaratan teknis lapangan melanjutkan dengan penerbitan izin dan dilanjutkan ke Kepala Bidang
    6. Kepala Bidang meneliti dan memberi paraf penerbitan Izin Ortotis Prostetis, kemudian menyerahkan kepada Kepala Dinas
    7. Kepala Dinas menandatangani Izin Ortotis Prostetis
    8. Izin Ortotis Prostetis yang sudah ditandatangani Kepala Dinas diserahkan kepada petugas loket pengambilan ijin
    9. Petugas Loket pengambilan surat ijin memberitahukan kepada pemohon ijin untuk mengambil Izin Ortotis Prostetis dan membayar Sumbangan Pihak Ketiga untuk Izin Ortotis Prostetis yang sudah ditandatangani
    14 Hari kerja

    Lamanya proses penyelesaian Izin Ortotis Prostetis selambat-lambatnya adalah 14 (empat belas) hari terhitung sejak diterimanya berkas permohonan dan persayaratannya secara lengkap dan benar.

    Tidak dikenakan biaya untuk mengurus izin  Ortotis Prostetis 

  • Surat Izin Ortotis Prostetis (SIPOP atau SIKOP)
    1. Secara online melalui media social, website, sms dan telepon melalui call center DPMPPTSP
    2. Melalui kotak saran yang ada pada Dinas PMPPTSP
    3. Pengaduan secara tertulis ke Dinas PMPPTSP
    4. Pengaduan secara langsung ke Dinas PMPPTSP
    5. Dibentuk Tim / petugas khusus penanganan pengaduan saran dan masukan.

    Ayo ikuti survei SIPP Masukkan Anda sangat membantu kami dalam meningkatkan layanan situs SIPP. Ikuti Survei