Izin Sanitarian (Surat Izin Kerja Tenaga Sanitarian-SIKTS)



  • Fotokopi KTP yang masih berlaku;
  • Fotokopi Ijazah yang telah dilegalisir;
  • Fotokopi STRTS (Surat Tanda Registrasi Tenaga Sanitarian);
  • Surat Keterangan Sehat dari dokter yang telah memiliki SIP;
  • Surat pernyataan memiliki tempat kerja di fasilitas pelayanan kesehatan yang bersangkutan;
  • Pas foto berwarna ukuran 4 x 6 cm sebanyak 3 (tiga) lembar dengan latar belakang merah;
  • Rekomendasi dari Organisasi Profesi (HAKLI)
  • Daftar peralatan yang tersedia sesuai kewenangan/kompetensinya (Asisten Teknisis Sanitarian/teknisi Sanitarian Pratama/Teknisi Sanitarian Madya/Teknisi Sanitarian Utama/Sanitarian;
  • SIKTS pertama (untuk permohonan SIKTS yang kedua).
    1. Pemohon mengambil formulir surat ijin di Front Office, formulir yang telah diisi dan lengkapi dengan persyaratannya diserahkan kembali kepada petugas Front Office;
    2. Petugas Front Office menerima dan meneliti kelengkapan permohonan ijin, permohonan ijin yang tidak memenuhi persyaratan dikembalikan ke pemohon, sedangkan permohonan ijin yang sudah memenuhi persayaratan dilanjutkan dengan mengadministrasikan kemudian menyerahkan kepada Seksi Verifikasi Berkas;
    3. Petugas Seksi Verifikasi Berkas melakukan verifikasi keabsahan dan kelengkapan administrasi permohonan ijin. Permohonan ijin belum benar dan lengkap dikembalikan ke pemohon dilengkapi dengan Berita Acara Pemeriksaan (BAP) Penolakan, sedangkan permohonan ijin sudah lengkap dan benar dilanjutkan ke Seksi Verifikasi Lapangan dengan membuat jadwal pengecekan lokasi;
    4. Berdasarkan penjadwalan cek lokasi yang sudah ditetapkan, Tim Teknis melaksanakan pemeriksaan lapangan. Hasil pemeriksaaan lapangan yang tidak sesuai dengan dokumen permohonan dikembalikan ke pemohon dengan dilengkapi Berita Acara Pemeriksaan (BAP) Penolakan melalui Front Office, sedangkan hasil pemeriksaan lapangan yang sudah sesuai dengan dokumen permohonan dituangkan dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP) yang kemudian diserahkan kepada Kepala Seksi Penetapan untuk ditindak lanjuti;
    5. Kasi Penetapan berdasarkan BAP Tim Teknis yang sudah memenuhi persyaratan teknis lapangan melanjutkan dengan penerbitan surat ijin dan dilanjutkan ke Kepala Bidang Pelayanan Perijinan;
    6. Kepala Bidang Pelayanan Perijinan meneliti dan memberi paraf penerbitan surat ijin, kemudian menyerahkan kepada Kepala Dinas;
    7. Kepala Dinas menandatangani Surat Izin Kerja Tenaga Sanitarian;
    8. Surat Izin Kerja Tenaga Sanitarian yang sudah ditandatangani Kepala Dinas diserahkan kepada petugas loket pengambilan ijin;
    9. Petugas Loket pengambilan ijin memberitahukan kepada pemohon ijin untuk mengambil Surat Izin Kerja Tenaga Sanitarian dan membayar Sumbangan Pihak Ketiga Surat Izin Kerja Tenaga Sanitarian yang sudah ditandatangani.
    5 Hari kerja

    Jangka waktu Surat Izin Kerja Tenaga Sanitarian adalah selambat-lambatnya 5 (lima) kerja setelah permohonan diterima secara lengkap dan benar

    Tidak dikenakan biaya

  • Surat Izin Kerja Tenaga Sanitarian
    1. Melalui kotak saran yang ada pada Dinas PMPPTSP
    2. Pengaduan secara tertulis ke Dinas PMPPTSP
    3. Pengaduan secara langsung ke Dinas PMPPTSP
    4. Dibentuk Tim / petugas khusus penanganan pengaduan saran dan masukan.

    Layanan Lain

    Ayo ikuti survei SIPP Masukkan Anda sangat membantu kami dalam meningkatkan layanan situs SIPP. Ikuti Survei