Izin trayek



  • Mengisi Formulir bermaterai secukupnya.
  • Foto copy KTP yang masih berlaku dengan menunjukkan aslinya.
  • Foto copy Surat Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (STNKB) rangkap 2 (dua) dengan menunjukkan aslinya.
  • Foto copy Surat Tanda Uji Kendaraan Bermotor yang masih berlaku dengan menunjukkan aslinya.
  • Foto copy Ijin Usaha Angkutan yang masih berlaku dengan menunjukan Aslinya.
  • Asli Kartu Trayek tahun lalu (untuk perpanjangan ijin).
    1. Pemohon mengambil formulir surat ijin di Front Office, formulir yang telah diisi dan lengkapi dengan persyaratannya diserahkan kembali kepada petugas Front Office;
    2. Petugas Front Office menerima dan meneliti kelengkapan permohonan ijin, permohonan ijin yang tidak memenuhi persyaratan dikembalikan ke pemohon, sedangkan permohonan ijin yang sudah memenuhi persayaratan dilanjutkan dengan mengadministrasikan kemudian menyerahkan kepada Seksi Verifikasi Berkas;
    3. Petugas Seksi Verifikasi Berkas melakukan verifikasi keabsahan dan kelengkapan administrasi permohonan ijin. Permohonan ijin belum benar dan lengkap dikembalikan ke pemohon dilengkapi dengan Berita Acara Pemeriksaan (BAP) Penolakan, sedangkan permohonan ijin sudah lengkap dan benar dilanjutkan ke Seksi Verifikasi Lapangan dengan membuat jadwal pengecekan lokasi;
    4. Berdasarkan penjadwalan cek lokasi yang sudah ditetapkan, Tim Teknis melaksanakan pemeriksaan lapangan. Hasil pemeriksaaan lapangan yang tidak sesuai dengan dokumen permohonan dikembalikan ke pemohon dengan dilengkapi Berita Acara Pemeriksaan (BAP) Penolakan melalui Front Office, sedangkan hasil pemeriksaan lapangan yang sudah sesuai dengan dokumen permohonan dituangkan dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP) yang kemudian diserahkan kepada Kepala Seksi Penetapan untuk ditindak lanjuti;
    5. Kasi Penetapan berdasarkan BAP Tim Teknis yang sudah memenuhi persyaratan teknis lapangan melanjutkan dengan penerbitan surat ijin dan dilanjutkan ke Kepala Bidang;
    6. Kepala Bidang meneliti dan memberi paraf penerbitan surat ijin, kemudian menyerahkan kepada Kepala Dinas;
    7. Kepala Dinas menandatangani Surat Izin Trayek;
    8. Surat Izin Trayek yang sudah ditandatangani Kepala Dinas diserahkan kepada petugas loket pengambilan ijin;
    9. Petugas Loket pengambilan ijin memberitahukan Surat Izin Trayek dan membayar Sumbangan Pihak Ketiga Surat Izin Trayek yang sudah ditandatangani.
    5 Hari kerja

    Jangka waktu Surat Izin Trayek adalah selambat-lambatnya 5 (lima) kerja setelah permohonan diterima secara lengkap dan benar

    Struktur dan besaran tarif berdasarkan jenis angkutan penumpang umum dan daya angkut sebagai berikut :

    1. Izin tetap angkutan penumpang umum
    1. Mobil penumpang dengan kapasitas tempat duduk 5 s/d 9 orang dengan tarif Rp. 32.500,-
    2. Mobil Bus dengan kapasitas tempat duduk 10 s/d 14 orang dengan tarif 45.500,-
    3. Izin insidentil angkutan penumpang umum
    1. Mobil Penumpang dengan tarif Rp. 32.500,-
    2. Bus dengan tarif Rp. 65.000,-

     (Sesuai ketentuan Perda)

    1. Melalui kotak saran yang ada pada Dinas PMPPTSP
    2. Pengaduan secara tertulis ke Dinas PMPPTSP
    3. Pengaduan secara langsung ke Dinas PMPPTSP
    4. Dibentuk Tim / petugas khusus penanganan pengaduan saran dan masukan.

    Ayo ikuti survei SIPP Masukkan Anda sangat membantu kami dalam meningkatkan layanan situs SIPP. Ikuti Survei