Izin Usaha Pengelolaan Pasar Tradisional (IUP2T)



  • Mengisi formulir permohonan;
  • Melampirkan fotocopy KTP pemilik/Penanggung jawab perusahaan;
  • Fotocopy Akta Perusahaan dan Pengesahan oleh Departemen Hukum dan HAM;
  • Fotocopy TDP;
  • Pas Photo berwarna 3x4 sebanyak 3 lembar;
  • Fotocopy Akta Cabang, Keputusan Cabang Pengurus jika usaha ini merupakan cabang;
  • Fotocopy Sertifikat Kepemilikan Tempat Usaha/Akta Jual Beli/Surat Sewa/Bukti Kerjasama/PL mencakup peruntukan atau perubahan peruntukan sesuai dengan bidang usaha;
  • Fotocopy IMB;
  • Fotocopy Persetujuan Amdal;
  • Hasil Analisa Kondisi Sosial Ekonomi Masyarakat oleh Lembaga/Badan independen yang berkompeten bagi pemohon yang baru dan akan membangun pasar tradisional;
  • Rekomendasi dari Dinas Perdagangan dan Perindustrian bagi pemohon baru.
    1. 1. Pemohon mengambil formulir surat ijin di Front Office, formulir yang telah diisi dan lengkapi dengan persyaratannya diserahkan kembali kepada petugas Front Office;
    2. 2. Petugas Front Office menerima dan meneliti kelengkapan permohonan ijin, permohonan ijin yang tidak memenuhi persyaratan dikembalikan ke pemohon, sedangkan permohonan ijin yang sudah memenuhi persayaratan dilanjutkan dengan mengadministrasikan kemudian menyerahkan kepada Seksi Verifikasi Berkas;
    3. 3. Petugas Seksi Verifikasi Berkas melakukan verifikasi keabsahan dan kelengkapan administrasi permohonan ijin. Permohonan ijin belum benar dan lengkap dikembalikan ke pemohon dilengkapi dengan Berita Acara Pemeriksaan (BAP) Penolakan, sedangkan permohonan ijin sudah lengkap dan benar dilanjutkan ke Seksi Verifikasi Lapangan dengan membuat jadwal pengecekan lokasi;
    4. 4. Berdasarkan penjadwalan cek lokasi yang sudah ditetapkan, Tim Teknis melaksanakan pemeriksaan lapangan. Hasil pemeriksaaan lapangan yang tidak sesuai dengan dokumen permohonan dikembalikan ke pemohon dengan dilengkapi Berita Acara Pemeriksaan (BAP) Penolakan melalui Front Office, sedangkan hasil pemeriksaan lapangan yang sudah sesuai dengan dokumen permohonan dituangkan dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP) yang kemudian diserahkan kepada Kepala Seksi Penetapan untuk ditindak lanjuti;
    5. 5. Kasi Penetapan berdasarkan BAP Tim Teknis yang sudah memenuhi persyaratan teknis lapangan melanjutkan dengan penerbitan surat ijin dan dilanjutkan ke Kepala Bidang Pelayanan Perijinan;
    6. 6. Kepala Bidang Pelayanan Perijinan meneliti dan memberi paraf penerbitan surat ijin, kemudian menyerahkan kepada Kepala Dinas;
    7. 7. Kepala Dinas menandatangani Surat Izin Usaha Pengelolaan Pasar Tradisional (IUP2T);
    8. 8. Surat Izin Usaha Pengelolaan Pasar Tradisional (IUP2T) yang sudah ditandatangani Kepala Dinas diserahkan kepada petugas loket pengambilan ijin;
    9. 9. Petugas Loket pengambilan ijin memberitahukan kepada pemohon ijin untuk mengambil Surat Izin Usaha Pengelolaan Pasar Tradisional (IUP2T) dan membayar Sumbangan Pihak Ketiga untuk Surat Izin Usaha Pengelolaan Pasar Tradisional (IUP2T) yang sudah ditandatangani.
    5 Hari kerja

    Lamanya proses penyelesaian Izin  adalah 5 (lima) hari terhitung sejak diterimanya berkas permohonan dan persayaratannya secara lengkap dan benar.

    Tidak dikenakan biaya retribusi untuk mengurus Surat Izin Usaha Pengelolaan Pasar Tradisional (IUP2T) melainkan dalam bentuk sumbangan dari Pihak Ketiga


    Ayo ikuti survei SIPP Masukkan Anda sangat membantu kami dalam meningkatkan layanan situs SIPP. Ikuti Survei