Pencatatan Perkawinan di Wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia



  • Surat kawin dari gereja, wihara, dan kawin adat (sesuai dengan yang dianut)
  • Mengisi formulir permohonan akta perkawinan ( F-2.12 )
  • Foto copy kutipan akta kelahiran kedua mempelai
  • Surat ijin orang tua/wali bagi yang belum cukup umur dua puluh satu tahun (bagi calon pria yang belum mencapai 19 tahun dan bagi calon wanita belum mencapai 16 tahun perlu adanya dispensasi dari pengadilan/ pejabat yang ditunjuk)
  • Surat keterangan belum pernah kawin dari desa, bagi yang dari luar kabupaten surat keterangan belum pernah kawin dari Dukcapil setempat
  • Foto copy akta perceraian/ akta kematian, jika yang bersangkutan sudah pernah kawin
  • Untuk perkawinan yang kedua dan seterusnya dilengkapi dengan ketetapan pengadilan negeri setempat tentang ijin perkawinan
  • Surat pernyataan bersama oleh mempelai bermaterai 6000 yang menyatakan pencatatan perkawinan dilaksanakan atas dasar suka sama suka tanpa paksaan dari pihak manapun
  • Dua orang saksi yang telah berusia 21 tahun keatas
  • Foto copy KK, KTP bagi mempelai dan kedua orang saksi
  • Pas foto berdampingan ukuran 4 x 6 sebanyak 4 lembar
  • Ijin dari atasan bagi anggotan TNI/ POLRI
  • Bagi WNI keturunan agar melengkapi: - Foto copy surat keputusan ganti nama (bila sudah ganti nama) - Akta kelahiran anak yang diakui dan disahkan oleh mereka yang mempunyai anak sebelum perkawinan - Keterangan belum kawin dikeluarka oleh Desa
  • Bagi WNA agar melengkapi: - Foto copy paspor yang disahkan oleh kedutaan besar - Surat Tanda Melapor Diri dari Kepolisian - Ijin dari konsulat/ kedutaan
    1. Petugas menerima permohonan pencatatan perkawinan sebagaimana persyaratan yang telah ditentukan
    2. Petugas memeriksa permohonan yang diajukan
    3. Pejabat pencatatan sipil yang menangani pencatatan perkawinan melakukan verifikasi dan validasi data
    4. Pejabat pencatatan sipil melaksanakan proses pencatatan perkawinan (mencatat, memverifikasi, validasi data dan penandatanganan register akta perkawinan)
    5. Pejabat Pencatatan Sipil merekam pada data base kependudukan dan menerbitkan kutipan akta perkawinan
    6. Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil menandatangani kutipan akta perkawinan
    7. Petugas menyerahkan kutipan akta perkawinan kepada pemohon
    60 Menit

    1. Petugas menerima permohonan pencatatan perkawinan sebagaimana persyaratan yang telah ditentukan (3 menit)
    2. Petugas memeriksa permohonan yang diajukan (10 menit)
    3. Pejabat pencatatan sipil yang menangani pencatatan perkawinan melakukan verifikasi dan validasi data (10 menit)
    4. Pejabat pencatatan sipil melaksanakan proses pencatatan perkawinan (mencatat, memverifikasi, validasi data dan penandatanganan register akta perkawinan) (10 menit)
    5. Pejabat Pencatatan Sipil merekam pada data base kependudukan dan menerbitkan kutipan akta perkawinan (10 menit)
    6. Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil menandatangani kutipan akta perkawinan (15 menit)
    7. Petugas menyerahkan kutipan akta perkawinan kepada pemohon (2 menit)
    • Pengaduan secara tidak langsung, dapat dilakukan melalui Kotak Pengaduan maupun secara tertulis ditujukan kepada Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil dengan mekanisme:
    • Penduduk yang menyampaikan pengaduan lewat kotak pengaduan maupun tertulis kepada Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil wajib mencantumkan nama, alamat, nomor telepon, uraian atas keluhan pelayanan, tempat dan waktu penyampaian serta tanda tangan pengadu.
    • Petugas memeriksa substansi pengaduan dari aspek kewenangan. Apabila substansi pengaduan tersebut diluar kewenangan Dinas Kependudukan dan Penatatan Sipil maka pengaduan diteruskan kepada SKPD lain yang berwenang serta petugas menginformasikan hal tersebut kepada pengadu
    • Jika pengaduan tidak mencantumkan identitas yang jelas tidak mencantumkan nomor telepon yang bisa dihubungi, maka pengaduan tersebut dapat diabaikan
    • Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil memberikan respon paling lama 3 (tiga) hari kerja sejak pengaduan diterima.
    1. secara langsung dapat dilakukan melalui telepon (0361) 813542, dengan mekanisme:
    • Petugas menerima pengaduan dari masyarakat kemudian mencatat nama, alamat dan nomor telepon, substansi pengaduan, waktu dan tempat penyampaian serta memberikan respon secara langsung
    • Jika pengadu tidak mau menyebutkan identitas yang jelas sebagaimana tersebut diatas, maka pengaduan tersebut dapat diabaikan
    • Pengelola memeriksa substansi pengaduan, apabila substansi pengaduan di luar tanggung jawab Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, maka berkas pengaduan wajib diteruskan kepada SKPD lain yang berwenang serta menginformasikan hal tersebut kepada pengadu
    • Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil wajib memberikan respon atau tanggapan paling lambat 3 (tiga) hari kerja sejak pengaduan diterima

    Layanan Lain

    Ayo ikuti survei SIPP Masukkan Anda sangat membantu kami dalam meningkatkan layanan situs SIPP. Ikuti Survei