Puskesmas



  • permohonan tertulis kepada Bupati/Walikota c.q Dinas Pelayanan Perijinan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Tabanan
  • fotokopi sertifikat tanah atau bukti lain kepemilikan tanah yang sah
  • fotokopi Izin Mendirikan Bangunan (IMB)
  • dokumen pengelolaan lingkungan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan
  • surat keputusan dari Bupati/Walikota terkait kategori Puskesmas
  • studi kelayakan untuk Puskesmas yang baru akan didirikan atau akan dikembangkan
  • profil Puskesmas yang meliputi aspek lokasi, bangunan, prasarana, peralatan kesehatan, ketenagaan, dan pengorganisasian untuk Puskesmas yang mengajukan permohonan perpanjangan izin
  • Setiap Puskesmas yang telah memiliki izin wajib melakukan registrasi. Persyaratan : surat permohonan kepada Menteri
  • fotokopi izin Puskesmas
  • profil Puskesmas
  • laporan kegiatan Puskesmas sekurang-kurangnya 3 (tiga) bulan terakhir
  • surat keputusan dari Bupati/Walikota terkait kategori Puskesmas
  • rekomendasi dinas kesehatan provinsi
    1. Pemohon mengambil formulir surat ijin di Front Office, formulir yang telah diisi dan lengkapi dengan persyaratannya diserahkan kembali kepada petugas Front Office
    2. Petugas Front Office menerima dan meneliti kelengkapan permohonan ijin, permohonan ijin yang tidak memenuhi persyaratan dikembalikan ke pemohon, sedangkan permohonan ijin yang sudah memenuhi persayaratan dilanjutkan dengan mengadministrasikan kemudian menyerahkan kepada Seksi Verifikasi Berkas
    3. Petugas Seksi Verifikasi Berkas melakukan verifikasi keabsahan dan kelengkapan administrasi permohonan ijin. Permohonan ijin belum benar dan lengkap dikembalikan ke pemohon dilengkapi dengan Berita Acara Pemeriksaan (BAP) Penolakan, sedangkan permohonan ijin sudah lengkap dan benar dilanjutkan ke Seksi Verifikasi Lapangan dengan membuat jadwal pengecekan lokasi
    4. Berdasarkan penjadwalan cek lokasi yang sudah ditetapkan, Tim Teknis melaksanakan pemeriksaan lapangan. Hasil pemeriksaaan lapangan yang tidak sesuai dengan dokumen permohonan dikembalikan ke pemohon dengan dilengkapi Berita Acara Pemeriksaan (BAP) Penolakan melalui Front Office, sedangkan hasil pemeriksaan lapangan yang sudah sesuai dengan dokumen permohonan dituangkan dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP) yang kemudian diserahkan kepada Kepala Seksi Penetapan untuk ditindak lanjuti
    5. Kasi Penetapan berdasarkan BAP Tim Teknis yang sudah memenuhi persyaratan teknis lapangan melanjutkan dengan penerbitan izin dan dilanjutkan ke Kepala Bidang
    6. Kepala Bidang meneliti dan memberi paraf penerbitan Izin Puskesmas, kemudian menyerahkan kepada Kepala Dinas
    7. Kepala Dinas menandatangani Izin Puskesmas
    8. Izin Puskesmas yang sudah ditandatangani Kepala Dinas diserahkan kepada petugas loket pengambilan ijin
    9. Petugas Loket pengambilan surat ijin memberitahukan kepada pemohon ijin untuk mengambil Izin Puskesmas dan membayar Sumbangan Pihak Ketiga untuk Izin Puskesmas yang sudah ditandatangani
    14 Hari kerja

    Lamanya proses penyelesaian   Izin Puskesmas  adalah 14 (empat belas) hari terhitung sejak diterimanya berkas permohonan dan persayaratannya secara lengkap dan benar.

    Tidak dikenakan biaya untuk mengurus izin Puskesmas

  • Surat Izin Puskesmas
    1. Secara online melalui media social, website, sms dan telepon melalui call center DPMPPTSP
    2. Melalui kotak saran yang ada pada Dinas PMPPTSP
    3. Pengaduan secara tertulis ke Dinas PMPPTSP
    4. Pengaduan secara langsung ke Dinas PMPPTSP
    5. Dibentuk Tim / petugas khusus penanganan pengaduan saran dan masukan.

    Ayo ikuti survei SIPP Masukkan Anda sangat membantu kami dalam meningkatkan layanan situs SIPP. Ikuti Survei