Surat izin apoteker (SIKA dan SIPA)



  • Persyaratan permohonan Surat Izin Kerja (SIK) Apoteker: Surat Permohonan diajukan kepada Kepala DPMPPTSP Kabupaten Tabanan, Foto Copy Surat Tanda Registrasi (STR) Apoteker yang dilegalisir, Surat rekomendasi dari kepala fasilitas kesehatan tempat bekerja, surat rekomendasi dari organisasi profesi, Pas foto berwarna ukuran 4x6 sebanyak 2 (dua) lembar, dan 3x4 sebanyak 2 (dua) lembar
  • Persyaratan permohonan Izin Praktik (SIP) Apoteker: Foto Copy Surat Tanda Registrasi (STR) Apoteker yang dilegalisir, Surat pernyataan memiliki tempat praktik profesi atau surat keterangan dari pimpinan fasilitas pelayanan kefarmasian atau dari pimpinan fasilitas produksi atau distribusi / penyalur, Surat Rekomendasi dari organisasi profesi, Pas foto berwarna ukuran 4x6 sebanyak 2 (dua) lembar dan 3x4 sebanayk 2 (dua) lembar
    1. Pemohon mengambil formulir surat ijin di Front Office, formulir yang telah diisi dan lengkapi dengan persyaratannya diserahkan kembali kepada petugas Front Office;
    2. Petugas Front Office menerima dan meneliti kelengkapan permohonan ijin, permohonan ijin yang tidak memenuhi persyaratan dikembalikan ke pemohon, sedangkan permohonan ijin yang sudah memenuhi persayaratan dilanjutkan dengan mengadministrasikan kemudian menyerahkan kepada Seksi Verifikasi Berkas;
    3. Petugas Seksi Verifikasi Berkas melakukan verifikasi keabsahan dan kelengkapan administrasi permohonan ijin. Permohonan ijin belum benar dan lengkap dikembalikan ke pemohon dilengkapi dengan Berita Acara Pemeriksaan (BAP) Penolakan, sedangkan permohonan ijin sudah lengkap dan benar dilanjutkan ke Seksi Verifikasi Lapangan dengan membuat jadwal pengecekan lokasi;
    4. Berdasarkan penjadwalan cek lokasi yang sudah ditetapkan, Tim Teknis melaksanakan pemeriksaan lapangan. Hasil pemeriksaaan lapangan yang tidak sesuai dengan dokumen permohonan dikembalikan ke pemohon dengan dilengkapi Berita Acara Pemeriksaan (BAP) Penolakan melalui Front Office, sedangkan hasil pemeriksaan lapangan yang sudah sesuai dengan dokumen permohonan dituangkan dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP) yang kemudian diserahkan kepada Kepala Seksi Penetapan untuk ditindak lanjuti;
    5. Kasi Penetapan berdasarkan BAP Tim Teknis yang sudah memenuhi persyaratan teknis lapangan melanjutkan dengan penerbitan surat ijin dan dilanjutkan ke Kepala Bidang Pelayanan Perijinan;
    6. Kepala Bidang Pelayanan Perijinan meneliti dan memberi paraf penerbitan surat ijin, kemudian menyerahkan kepada Kepala Dinas;
    7. Kepala Dinas menandatangani Surat Ijin Praktik Apoteker (SIPA) ;
    8. Surat Ijin Praktik Apoteker (SIPA) yang sudah ditandatangani Kepala Dinas diserahkan kepada petugas loket pengambilan ijin;
    9. Petugas Loket pengambilan ijin memberitahukan kepada pemohon ijin untuk mengambil Surat Ijin Praktik Apoteker (SIPA) dan membayar Sumbangan Pihak Ketiga untuk Surat Ijin Praktik Apoteker (SIPA) yang sudah ditandatangani.
    14 Hari kerja

    Jangka waktu penyelesaian Surat Ijin Apoteker adalah selambat-lambatnya SIKA 5 (lima) hari kerja setelah permohonan diterima secara lengkap dan benar dan SIPA 14 (empat belas) hari kerja setelah permohonan diterima secara lengkap dan benar.

    Tidak dikenakan biaya

  • Surat Ijin Praktik Apoteker (SIPA)
    1. Melalui kotak saran yang ada pada Dinas PMPPTSP
    2. Pengaduan secara tertulis ke Dinas PMPPTSP
    3. Pengaduan secara langsung ke Dinas PMPPTSP
    4. Dibentuk Tim / petugas khusus penanganan pengaduan saran dan masukan.

    Ayo ikuti survei SIPP Masukkan Anda sangat membantu kami dalam meningkatkan layanan situs SIPP. Ikuti Survei