Pelayananan Rehabilitasi Medik



  • Membawa Kartu Tanda Penduduk (KTP)
  • Surat rujukan dari Pemberi Pelayanan Kesehatan (PPK) Tingkat I untuk pasien rawat jalan
  • Kartu asuransi (Jaminan Kesehatan Nasional (JKN)/ JAMKESMASKOT/Kartu Indonesia Sehat (KIS)/Kartu Indonesia Miskin (KIM)/kartu asuransi lain sesuai kepesertaannya)
    1. pengambilan nomor antrian oleh pasien/keluarga/pengantar di tempat pengambilan nomor
    2. pasien menunggu panggilan petugas Tempat Pendaftaran Pasien Rawat Jalan (TPPRJ)
    3. petugas TPPRJ memanggil pasien sesuai nomor antrian untuk registrasi/pendaftaran
    4. pasien menyerahkan kartu periksa ke loket administrasi Instalasi Rehabilitasi Medik dan petugas melakukan verifikasi kelengkapan berkas
    5. dokter melakukan pemeriksaan terhadap pasien dan berdasarkan hasil pemeriksaan/assesmen dilakukan tindakan oleh petugas rehabilitasi medis
    6. Setelah dilakukan tindakan rehabilitasi medis pasien menandatangani Formulir Kendali pasien
    7. penyelesaian administrasi di kasir rawat jalan untuk pasien umum oleh pasien/keluarga/pengantar
    8. pasien pulang
    30 Menit

    Waktu penyelesian pelayanan tergantung kondisi pasien
    Rp. 3.000,-

    Biaya pelayanan mendasarkan pada:
    1. Peraturan Walikota Semarang tentang Tarif Layanan Rumah Sakit Umum Daerah K.R.M.T. Wongsonegoro Kota Semarang; 
    2. Peraturan Menteri Kesehatan tentang Standar Tarif Pelayanan Kesehatan dalam Penyelenggaraan Program Jaminan Kesehatan; dan
    3. Surat perjanjian pemberian pelayanan kesehatan
  • fisioterapi, okupasi terapi, terapi wicara, psikologi
  • Penanganan Pengaduan, Saran dan Masukan
    1. penyampaian pengaduan, saran dan masukan yang berkaitan dengan pelayanan disampaikan melalui:
    a. pengaduan langsung melalui petugas customer service; dan
    b. pengaduan tidak langsung melalui media sebagai berikut:
    1) SMS Center ke nomor 0857-9999-4001;
    2) kotak saran;
    3) email : rsud.semarangkota.go.id;
    4) website : rsud@semarangkota.go.id;
    5) facebook : facebook.com/rs.kotasemarang;
    6) twitter : @rskotasemarang; dan
    7) media massa.
    2. tata cara penanganan pengaduan, saran dan masukan sebagai berikut: 
    a. pengaduan langsung:
    1) pengaduan masyarakat dicatat oleh pelaksana sebagai petugas customer service di form laporan pengaduan untuk disampaikan kepada Bagian Pengembangan dan Informasi;
    2) Bagian Pengembangan dan Informasi menindaklanjuti pengaduan dengan dilakukan koordinasi dan cek lapangan (apabila diperlukan); dan
    3) Bagian Pengembangan dan Informasi menyampaikan hasil penyelesaian pengaduan kepada masyarakat sebagai pengadu dan dilaporkan kepada Direktur.
    b. pengaduan tidak langsung (melalui media surat atau kotak saran)
    1) pengaduan masyarakat melalui media surat atau kotak saran dicatat oleh Bagian Pengembangan dan Informasi untuk disampaikan kepada Wakil Direktur Umum dan Keuangan/Wakil Direktur Pelayanan;
    2) Wakil Direktur mendisposisi pengaduan kepada Kepala Bidang/Bagian untuk tindak lanjut penyelesaian pengaduan;
    3) Kepala Bidang/Bagian menindaklanjuti pengaduan dengan koordinasi dan cek lapangan (apabila diperlukan); dan
    4) Bagian Pengembangan dan Informasi menyampaikan hasil penyelesaian pengaduan kepada masyarakat sebagai pengadu dan dilaporkan kepada Direktur. 
    c. pengaduan tidak langsung melalui media sosial
    1) pengaduan masyarakat melalui aplikasi media sosial atau LAPOR! dicatat oleh Bagian Pengembangan dan Informasi untuk disampaikan kepada Direktur;
    2) Direktur mendisposisi pengaduan kepada Kepala Bidang/Bagian melalui Wakil Direktur;
    3) Kepala Bidang/Bagian menindaklanjuti pengaduan dengan koordinasi dan cek lapangan (apabila diperlukan);
    4) Bagian Pengembangan dan Informasi melaporkan hasil penyelesaian pengaduan kepada Direktur; dan
    5) Bagian Pengembangan dan Informasi menginformasikan hasil pengaduan melalui media sosial atau LAPOR!

    Ayo ikuti survei SIPP Masukkan Anda sangat membantu kami dalam meningkatkan layanan situs SIPP. Ikuti Survei