Pelayanan Perizinan Jalur Hijau Untuk Pengeluaran Bahan Baku Dan/Atau Sisa Bahan Baku Asal Luar Daerah Pabean Ke Luar Daerah Pabean (Re-Ekspor)



  • 1.Untuk re-ekspor bahan baku dan/atau sisa bahan baku, surat permohonan persetujuan dilampiri dengan :
  • a.Rincian jumlah dan jenis bahan baku dan/atau sisa bahan baku yang akan dikeluarkan;
  • b.Fotokopi dokumen pemasukan bahan baku; dan
  • c.Surat Pernyataan / Permintaan dari Supplier di negara asal bahan baku (apabila dikeluarkan ke negara selain negara asal).
  • 2.Dokumen diajukan dengan lengkap.
    1. PKB/PDKB mengajukan Surat Permohonan Perizinan beserta kelengkapannya melalui media elektronik (e-mail) ke KPPBC TMP A Bandung, berupa: -Rincian jumlah dan jenis bahan baku dan/atau sisa bahan baku yang akan dikeluarkan; -Fotokopi dokumen pemasukan bahan baku; dan -Surat Pernyataan / Permintaan dari Supplier di negara asal bahan baku (apabila dikeluarkan ke negara selain negara asal).
    2. Surat Permohonan Perizinan beserta kelengkapannya diunduh oleh Staf PKC dari e-mail perizinan, kemudian Staf PKC mengekstrak data yang diunduh tersebut untuk dilakukan penelitian. Apabila permohonan telah lengkap, dokumen diteruskan untuk diupload ke dalam aplikasi perizinan dan apabila tidak lengkap Staf PKC mengirimkan pesan ke PKB/PDKB untuk melengkapi surat permohonan.
    3. Staf PKC mengupload data pada aplikasi perizinan serta melakukan validasi sistem terhadap permohonan perizinan dari PKB/PDKB. Apabila sistem menyatak valid maka berkas permohonan akan diterima oleh sistem dan sistem akan menerbitkan tanda terima elektronik kepada PKB/PDKB dan sekaligus juga sistem akan mengirimkan berkas permohonan tersebut ke aplikasi OA yang ditangani oleh Staf Penerima Dokumen. Apabila sistem menyatakan tidak valid maka sistem akan menolak dan akan menerbitkan surat penolakan secara elektronik kepada PKB/PDKB.
    4. Staf Penerima Dokumen menerima berkas permohonan dalam aplikasi Office Automation (OA) dan mendisposisikan surat tersebut ke staf PKC serta mengirimkannya ke Aplikasi Perizinan.
    5. Staf PKC menerima berkas permohonan dalam Aplikasi Perizinan dan melakukan pemeriksaan dalam Aplikasi Perizinan terhadap kesesuaian data dalam surat permohonan dengan data pelengkap yang dilampirkan oleh PKB/PDKB. Apabila telah sesuai kemudian memproses (generate) Surat Persetujuan Perizinan dan apabila tidak sesuai dikembalikan ke PKB/PDKB.
    6. Staf PKC memeriksa surat persetujuan yang telah digenerate oleh sistem, antara lain : - Identitas PKB/PDKB; - Kesesuaian isi surat persetujuan dengan surat permohonan dan dokumen pelengkapnya; dan - Penambahan klausul yang dianggap perlu. Setelah selesai melakukan pemeriksaan dan surat persetujuan telah sesuai dengan surat permohonan dari PKB/PDKB maka Staf PKC mengirimkan Surat Persetujuan kepada perusahaan PKB/PDKB.
    7. Staf PKC mengarsipkan Surat Persetujuan pada komputer PKC.
    8. Pengusaha PKB/PDKB atau kuasanya menerima Surat Persetujuan atau penolakan/pengembalian dan mengembalikan tanda terima kepada Staf Penyerahan Dokumen.
    9. Selesai
    30 Menit

    SOP ini dilaksanakan dalam jangka waktu paling lama 30 menit sejak penerimaan surat permohonan persetujuan subkontrak sampai dengan surat persetujuan atau surat penolakan diserahkan ke perusahaan (pemohon).
    Tidak dikenakan biaya.
    Jalur Aduan Pelayanan: Email: ki.bctmpabandung@customs.go.id Telepon: (022) 7810992 ext.211 Aplikasi SIPUMA : www.beacukai.go.id/pengaduan Jalur Layanan Informasi: Email: pli.bctmpabandung@customs.go.id Telepon: (022) 7810992

    Ayo ikuti survei SIPP Masukkan Anda sangat membantu kami dalam meningkatkan layanan situs SIPP. Ikuti Survei