Perizinan Pemasukan Barang Modal Berupa Mesin Yang Berkaitan Langsung Dengan Proses Produksi Dan Spare Parts Yang Datang Bersamaan Dengan Mesin Tersebut; Dan Cetakan (Moulding) Dari Luar Daerah Pabean Atau Kawasan Berikat Lain Ke Kawasan Berikat



  • 1. Surat permohonan pemasukan barang modal dari luar daerah pabean atau Kawasan Berikat lain ke Kawasan Berikat dilampiri dengan :
  • a. daftar berisi data Barang Modal yang akan dimasukkan ke Kawasan Berikat, meliputi jumlah, jenis, kondisi, dan spesifikasi;
  • b. dokumen pembelian berupa proforma invoice atau purchase order;
  • c. brosur/ katalog barang;
  • d. Surat Pernyataan hal dan alasan pemasukan (pengimporan) barang modal, yaitu untuk menunjang proses produksi internal sesuai ketentuan tentang Kawasan Berikat.
  • 2. Dokumen diajukan dengan lengkap.
    1. PKB/PDKB mengajukan Surat Permohonan Persetujuan Pemasukan barang modal berupa moulding; mesin yang berkaitan langsung dengan proses produksi dan spare parts yang datang bersamaan dengan mesin tersebut; beserta lampiran: - daftar berisi data Barang Modal yang akan dimasukkan ke Kawasan Berikat, meliputi jumlah, jenis, kondisi, dan spesifikasi Barang Modal - dokumen pembelian seperti proforma invoice atau purchase order;dan - brosur atau katalog barang
    2. Pejabat penerima dokumen (pendok) di KPPBC menerima Surat Permohonan Persetujuan Pemasukan barang modal berupa moulding; mesin yang berkaitan langsung dengan proses produksi dan spare parts yang datang bersamaan dengan mesin beserta lampiran. Kemudian pejabat pendok meneliti kelengkapan persyaratan. Apabila telah lengkap, membukukan pada buku register serta memberikan nomor agenda surat masuk dan memberikan tanda terima kepada pemohon. Apabila tidak lengkap dikembalikan kepada PKB/PDKB untuk dilengkapi atau diperbaiki.
    3. Kasi PKC menerima berkas permohonan Surat Permohonan Persetujuan Pemasukan barang modal berupa moulding; mesin yang berkaitan langsung dengan proses produksi dan spare parts yang datang bersamaan dengan mesin kemudian memeriksa seluruh persyaratan.
    4. Kasi PKC memberikan persetujuan apabila memenuhi syarat. Selanjutnya Kasi PKC mendisposisi ke Staf PKC untuk menyiapkan konsep Surat Persetujuan atau surat pengembalian/penolakan apabila tidak memenuhi syarat.
    5. Staf PKC menyiapkan konsep surat persetujuan / pengembalian / penolakan sesuai disposisi Kasi PKC
    6. Kasi PKC memeriksa dan menandatangani surat persetujuan /pengembalian / penolakan
    7. Staf PKC menatausahakan surat persetujuan /pengembalian / penolakan sesuai peruntukannya -Surat Persetujuannnya (alamat tujuan) diserahkan kepada staff Penerima Dokumen - Tembusan sesuai alamat tujuan - Arsip
    8. Staff Penyerahan Dokumen menerima Surat Persetujuan untuk diserahkan kepada Pengusaha PDKB PKB atau kuasanya dengan tanda terima.
    9. Pengusaha PDKB/PKB atau kuasanya menerima Surat Persetujuan atau penolakan/pengembalian dan mengembalikan tanda terima kepada Staff Penyerahan Dokumen.
    10. Selesai
    240 Menit

    SOP ini dilaksanakan dalam jangka waktu paling lama 4 jam kerja sejak penerimaan surat permohonan persetujuan subkontrak sampai dengan surat persetujuan atau surat penolakan diserahkan kepada perusahaan (pemohon).
    Tidak dikenakan biaya.
    Jalur Aduan Pelayanan: Email: ki.bctmpabandung@customs.go.id Telepon: (022) 7810992 ext.211 Aplikasi SIPUMA : www.beacukai.go.id/pengaduan Jalur Layanan Informasi: Email: pli.bctmpabandung@customs.go.id Telepon: (022) 7810992

    Ayo ikuti survei SIPP Masukkan Anda sangat membantu kami dalam meningkatkan layanan situs SIPP. Ikuti Survei