Izin Usaha Perubahan Penanaman Modal



  • Untuk semua perubahan perusahaan harus menyampaikan LKPM : a) LKPM tahun terakhir saat akan dilakukan perubahan; b) Rekam Izin Usaha / Izin usaha perluasan yang akan diubah; c) Alasan perubahan
  • Fotokopi keikutsertaan Karyawan sebagai BPJS Ketenagakerjaan
  • Untuk perubahan lokasi, perusahaan wajib menyampaikan tambahan kelengkapan : a) Bukti kepemilikan atau perjanjian sewa tanah/bangunan pada lokasi yang baru; b) Surat Pemberitahuan kepada PTSP PDPPM atau PDKPM pada lokasi awal apabila pemindahan lokasi pada kabupaten/kota atau provinsi berbeda; c) Khusus untuk industri dipersyaratkan seperti persyaratan permohonan izin usaha. (Syarat Khusus)
  • Untuk perubahan jenis produksi / diversifikasi perusahaan wajib : a) Proses produksi dan flow chart atas jenis produksi baru; b) Penjelasan atas kapasitas produksi yang akan dihasilkan. (Syarat Khusus)
  • Untuk perubahan penyertaan saham, bagi perusahaan yang sahamnya telah atau akan dimiliki oleh asing, baik sebagian atau seluruhnya, wajib menyampaikan tambahan kelengkapan. a) Akta pendirian dan perubahannya yang telah mendapatkan pengesahan dari Menteri Hukum dan HAM; b) Rekam hasil rupa yang menyatakan persetujuan atas pengalihan kepemilikan saham; c) Article of assosiacion dari perusahaan asing atau rekaman passport dari perorangan asing, calon pemegang saham baru; d) Akte pendirian perusahaan berbadan hukum Indonesia atau rekaman KTP peserta Indonesia baru. (Syarat Khusus)
  • Untuk Perpanjangan izin usaha yang sudah memiliki izin usaha yang berlaku untuk 30 (tiga puluh) tahun yang diterbitkan sebelum berlakunya undang-undang No.25 Tahun 2009 tentang Penanaman Modal perusahaan perlu menyampaikan bukti pemenuhan ketentuan yang telah ditetapkan dalam izin usaha tetap yang dimiliki sebelumnya seperti : a) Pelaksanaan kewajiban divestasi saham; b) Perjanjian dan laporan kegiatan kemitraan yang ditandatangani kedua belah pihak. (Syarat Khusus)
  • Untuk alamat perusahaan menyampaikan alamat yang baru secara jelas (Syarat Khusus)
  • Untuk nama perusahaan menyampaikan tambahan kelengkapan berupa Akta Notaris yang telah mendapatkan pengesahan Menteri Kehakiman dan HAM tentang perubahan nama perusahaan. (Syarat Khusus)
  • Untuk perubahan NPWP, menyampaikan tambahan kelengkapan berupa rekaman kartu NPWP yang baru. (Syarat Khusus)
  • Realisasi investasi menyampaikan laporan realisasi investasi proyek yang sesuai dengan investasi yang dilaksanakan. (Syarat Khusus)
  • Untuk perubahan penggunaan tenaga kerja menyampaikan laporan jumlah tenaga kerja yang Indonesia yang saai ini pada proyek. (SYarat Khusus)
    1. Mengisi Formulir Permohonan
    2. Pemeriksaan kelengkapan persyaratan
    3. Proses penerbitan izin
    4. Periksa dan paraf : a) Petugas Verifikasi; b) Periksa I Paraf Back Office SPIPISE; c) Periksa II Paraf Tata Usaha SPIPISE
    5. Penandatangan Izin oleh Kepala Badan
    6. Penomoran oleh TU SPIPISE
    7. Perforasi
    8. Pemohon menerima izin
    3 Hari kerja

    Mulai dari pengisian formulir permohonan hingga menerima izinnya dilaksakan selama 3 (tiga) hari kerja

    Tidak dipungut biaya

    Pemohon dapat menanyakan kepada petugas jika mengalam kendala dalam proses pengisian formulir permohonan atau kendala lain


    Layanan Lain

    Ayo ikuti survei SIPP Masukkan Anda sangat membantu kami dalam meningkatkan layanan situs SIPP. Ikuti Survei